Beranda > Informasi > Pelatihan Sabut Kelapa Berkaret (SEBUTRET)

Pelatihan Sabut Kelapa Berkaret (SEBUTRET)


keebun kelapa

Ilmu, itu mungkin kata yang tepat untuk memulai segala macam aktifitas, entah itu bisnis,pergaulan,rumah tangga,dan sebagainya.ilmu juga tentu tidak sekedar teori yang di dapat, tetapi bagaimana ilmu itu akan diterapkan dengan baik, tentunya juga sebaiknya di imbangi dengan pelatihan, artinya ketika ilmu di perolah harus lansung di terapkan, agar dapat menguasai teknis penerapannya.

3020140_sabuk4coir-sheet.jpgTerkait hal ini di atas maka ada sebuah peluang emas bagi masyarakat khususnya di indonesia yakni pengolahan sabut kelapa dan karet menjadi berbagai macam produk yang dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat. Masyrakat masih sangat mengetahui sedikit terkait usaha sabut kelapa dan karet, masayarakat baru mengetahui hanya beberap jenis produk olahan sabut kelapa saja, padahal hasil buah kelapa yang di hasilkan oleh indonesia sangat besar yaitu sekitar 15 miliayar butir per tahun.
Potensi sabut kelapa Indonesia yang belum dimanfaatkan menjadi komoditas bernilai ekonomi mencapai 14 miliar butir per tahun.

coconut

sabut_kelapa__po.jpgpotensi sabut

Harga pembelian sabut kelapa petani di pabrik pengolahan sabut kelapa Rp 40-Rp 70 per butir. “Dengan demikian, petani kelapa kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp 840 miliar per tahun”. Sebagai contoh potensi sabut kelapa di Pulau Lombok, NTB yang sampai saat ini belum termanfaatkan secara maksimal. Provinsi NTB memiliki lahan kebun kelapa seluas 67.082 hektare dengan produksi buah kelapa diperkirakan mencapai angka di atas 500 juta butir per tahun. Begitu juga sama halnya di daerah Cilacap – Jawa Tengah. Cilacap memiliki potensi kebun kelapa yang ada sekitar 36.000 hektare, maka diperkirakan hasil buah kelapa di Cilacap sekitar 200-300 juta butir per tahun.
Melihat potensi yang ada tentunya sangat disayangkan apabila sabut kelapa tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Terlebih lagi potensi pemanfaatan sabut kelapa ini tidak memerlukan biaya yang cukup besar. Dengan teknologi sederhanapun sabut kelapa dapat menghasilkan produk berkualitas yang tentunya juga dikombinasikan dengan kompon lateks karet, sehingga tidak serta merta sabut kelapanya saja yang di ekspor tetapi juga produk jadi juga dapat menjadi potensi penghasilan yang juga tentunya lebih baik lagi.

New Picture (4)Ekspor sabut

Bahan kasur setenah jadiPasar dalam negri dan luar negri yang sangat luar biasa menjadikan peluang sangat baik untuk kemuadian usaha sabut kelapa dan karet ini di kembangkan.
Potensi pasar dalam negri seperti: Matras/Kasur Tidur (Rumah Sakit, Hotel,Villa, Rumah2 mewah/masyarakat dll), Jok mobil (Perusahaan Otomotif”karoseri”), Peredam Suara(Studio, Ruang yang membutuhkan kedap suara), Bantal dan Guling, Handycraft “Tas,Tempat Tisyu,Topi,Kopiah,Sandal,Sepatu,dll”(Toko2 penjual aksesoris,Tempat wisata,dll), Karpet,Dll. Sedangkan potensi pasar Luar Nergri seperti: Bahan setengah jadi Kasur/Matras, lembaran Sebutret 1mm-2cm sebagai media tanam dan juga pelapis, Penyaring limbah, Jok Mobil(Industri otomotif) dll.

icon_matras_200icon_kasur_lipat3_200icon_bantal&guling_200icon_aneka_kreasi_150icon_bantal_lesehan_200icon_bantalextra_150kasur

lembaran sebutret 123

Dengan melihat potensi dan pelung yang ada maka kami SEBUTRET Indonesia mengadakan pelatihan sekaligus penyedia alat dan mesin pengolahan Sabut Kelapa Berkaret, supaya dapat dikembangkan di seluruh pelosok Nusantara, sehingga dapat memenuhi kebutuhan ekspor dan pasar dalam negri.
SEBUTRET Indonesia berdiri mulai tahun 2008 sampai saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan pasar yang ada, seperti permintaan dari Korea yang meminta bahan setengah jadi kasur sebanyak 20 Kontainer per bulan, padahal kemampuan kami baru sebanya 2 kontainer per bulan.

kontainer sabut kelapa
Pelatihan yang di berikan oleh kami mencakup semua yang terkait dengan kegiatan atau cara memulai usaha,paktek,mesin SEBUTRET sampai pada pasar yang tersedia.
Pelatihan ini sudah dilakukan sampai pada 13 angkatan, yang terakhir adalah dari daerah OKU (Ogan Komering Ulu) sebanyak 15 orang.
Setiap angkatan pelatihan minimal 10 orang, selama sekitar 6-10 hari.Biaya yang di kenakan sebesar 2.500.000 per orang total 25.000.000 per angkatan.
Fasilitas yang di berikan antara lain: Penginapan, Makan dan tempat pelatihan di ruangan dan di Pabrik/Workshop SEBUTRET Indonesia. Desa Tambaksari Kec.Wanareja Kab. Cilacap – Jawa Tengah.

Kategori:Informasi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: